Rangkaian kegiatan Pekan Olahraga dan Seni (PORSENI) MAN 3 Maluku Tengah Tahun 2026 resmi berakhir. Kegiatan yang berlangsung sejak 7 Agustus tersebut ditutup secara resmi oleh Kepala MAN 3 Maluku Tengah dalam sebuah seremoni yang berlangsung di Lapangan MAN 3 Maluku Tengah, Senin (17/8/2026).
Penutupan PORSENI menjadi momentum untuk mengapresiasi seluruh murid yang telah menunjukkan semangat, sportivitas, kreativitas, dan kebersamaan selama mengikuti berbagai cabang perlombaan. Selama pelaksanaan, setiap kelas berkompetisi dengan penuh antusiasme, menjadikan PORSENI bukan hanya sebagai ajang meraih kemenangan, tetapi juga sebagai ruang untuk mengembangkan potensi dan karakter murid.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Madrasah Bapak Nurdin Nur Marasabessy, S.Pd menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta, wali kelas, panitia, dewan juri, serta semua pihak yang telah berkontribusi menyukseskan seluruh rangkaian kegiatan. Semangat kompetisi yang ditunjukkan para peserta diharapkan dapat menjadi pengalaman berharga untuk terus mengembangkan bakat, kemampuan, serta sikap sportif dalam kehidupan di madrasah.
Setelah melalui rangkaian perlombaan yang berlangsung penuh semangat, kelas XII.F1 berhasil keluar sebagai Juara Umum PORSENI MAN 3 Maluku Tengah Tahun 2026. Prestasi tersebut menjadi buah dari kerja sama, kekompakan, dan konsistensi seluruh anggota kelas XII.F1 di bawah pendampingan Wali Kelas, Ibu Hannung Saimima, S.Pd.
Predikat juara umum menjadi penutup manis bagi perjalanan PORSENI tahun ini. Keberhasilan XII.F1 sekaligus menjadi bukti bahwa semangat kebersamaan dan kerja keras mampu mengantarkan sebuah tim meraih hasil terbaik.
Dengan berakhirnya PORSENI, seluruh rangkaian kegiatan ditutup dalam suasana penuh kebersamaan. Semangat “Satu Madrasah, Satu Tekad, Seribu Prestasi” yang menjadi semangat PORSENI diharapkan tidak berhenti pada arena perlombaan, tetapi terus tumbuh menjadi budaya positif di lingkungan MAN 3 Maluku Tengah.
PORSENI 2026 pun menjadi catatan tersendiri dalam perjalanan madrasah, bukan hanya tentang siapa yang menjadi juara, tetapi tentang bagaimana seluruh murid belajar berkompetisi dengan sportif, bekerja sama, menghargai perbedaan, dan berani menunjukkan potensi terbaiknya.