(Siri- Sori Islam, 5 Mei 2026)
Acara Apel Kelulusan dan Pelepasan Alumni (APELA) Madrasah Aliyah Negeri 3 Maluku Tengah Tahun 2026 berlangsung khidmat dan diwarnai rasa haru, Senin (4/5). Bertempat di aula madrasah, sebanyak 29 siswa Kelas XII resmi dilepas untuk kembali ke masyarakat setelah dinyatakan lulus seratus persen.
Hadir dalam acara tersebut Pj Kepala Pemerintah Negeri (Rahayu Toisuta), Ketua Komite, para orang tua wali, serta seluruh dewan guru dan tenaga kependidikan MAN 3 Malteng. Dalam sambutannya, Toisuta berpesan agar para lulusan tidak begitu saja melupakan jasa para guru yang telah membina, membimbing, dan mengajarkan mereka hingga sampai pada titik ini.
“Anak-anakku, kalian bisa berdiri tegak hari ini karena ada tangan-tangan guru yang tak lelah mengajar, menegur, dan mendoakan Keberhasilan kalian . Jangan sekali-kali melupakan jasa guru. Sekali guru, tetap guru sampai kapan pun,” tegasnya, yang disambut anggukan haru para lulusan.Hal senada juga diungkapkan oleh Kepala MAN 3 Maluku Tengah, Nurdin Nur Marasabessy, S.Pd. Namun dalam amanatnya, ia lebih menitikberatkan pada masalah akhlak para lulusan yang harus senantiasa terjaga.
Kalian sadar bahwa kalian adalah lulusan dari lembaga pendidikan Islam. Di luar sana, orang tidak akan tanya berapa nilai Ujian madrasahmu. Tapi orang akan melihat bagaimana adabmu, tutur katamu, dan cara kamu memperlakukan orang tua. Bawa nama MAN 3 Malteng dengan akhlak. Karena akhlak adalah mahkota alumni madrasah,” pesan Nurdin dengan suara bergetar.Ia menambahkan, APELA bukan sekadar seremonial pelepasan. “Ini ikrar, Ikrar kalian untuk menjadi manusia yang bermanfaat. Ikrar kami melepas kalian dengan doa agar kalian menemukan jalan hidup yang baik dan diridhai Allah,” ujarnya.
Momen sungkeman kepada orang tua dan bersalaman dengan seluruh dewan guru menjadi puncak keharuan. Tangis pecah di antara siswa, guru, dan wali murid. Banyak siswa yang memeluk gurunya erat-erat sembari mengucapkan terima kasih.Perwakilan lulusan, [Maharani Toekan], dalam kesan pesannya mengaku tak sanggup membalas jasa guru. “Maafkan kami atas semua kenakalan. Terima kasih sudah tidak pernah menyerah mendidik kami, Bapak dan Ibu,” ucapnya terbata.Acara APELA 2026 ditutup dengan doa bersama, foto , dan penyerahan raport dan buku alumni kepada seluruh lulusan sebagai simbol telah berakhirnya tugas madrasah namun jangan putus tali silaturahmi.
Humas Mantimegah