Lewati ke konten utama
Logo MAN 3 Maluku Tengah

Mengajar dengan Hati, Mendidik dengan Cinta: MAN 3 dan MIN 3 Maluku Tengah Mengimplementasikan Kurikulum Berbasis Cinta (KBC)

Mengajar dengan Hati, Mendidik dengan Cinta: MAN 3 dan MIN 3 Maluku Tengah Mengimplementasikan Kurikulum Berbasis Cinta (KBC)
15 Feb 2026 admin Kurikulum

MAN 3 Maluku Tengah bekerja sama dengan MIN 3 Maluku Tengah menyelenggarakan Workshop Pembelajaran “Mengajar dengan Hati, Mendidik dengan Cinta: Transformasi Kurikulum Berbasis Humanisme” sebagai bagian dari implementasi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC). Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, Kamis–Jumat, 12–13 Februari 2026, bertempat di Aula MAN 3 Maluku Tengah.

Workshop ini menghadirkan narasumber Ibu Rinah, S.Pd., M.Pd, Pengawas Madrasah Kota Ambon, yang memberikan penguatan konseptual dan praktis tentang pentingnya pendekatan humanis dalam pembelajaran. Dalam paparannya, beliau menekankan bahwa pendidikan sejati tidak hanya berorientasi pada capaian akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter, empati, dan hubungan emosional yang sehat antara pendidik dan peserta didik.


Peserta workshop berasal dari guru-guru MAN 3 Maluku Tengah dan MIN 3 Maluku Tengah. Selama hari pertama, kegiatan diisi dengan penyampaian materi, diskusi terarah, serta refleksi terhadap praktik pembelajaran yang telah dilaksanakan di masing-masing satuan pendidikan.


Pada hari kedua, kegiatan difokuskan pada praktik peer teaching sebagai bentuk implementasi Kurikulum Berbasis Cinta. Guru-guru dari MAN dan MIN melakukan praktik mengajar serta mempresentasikan rancangan pembelajaran yang mengintegrasikan nilai cinta, kepedulian, dan pendekatan humanis. Setiap praktik diikuti dengan sesi umpan balik dan evaluasi guna meningkatkan kualitas pembelajaran.


Melalui workshop ini, diharapkan para guru mampu mentransformasikan proses pembelajaran menjadi lebih bermakna, ramah, dan berpusat pada peserta didik. Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta menjadi langkah strategis dalam mewujudkan madrasah yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga kuat dalam nilai-nilai kemanusiaan dan kasih sayang.


Bagikan: